[Ficlet] Scissors

scissor

|| Scissors ||

Written by Ayumu-Chaan

[EXO] Oh Sehun x [AKB48] Watanabe Mayu

AU, Little bit Dark?.__. || Ficlet || PG-13

“Menurutmu apa yang harus kulakukan dengan gunting ini?”

-ooo-

“Menurutmu apa yang harus kulakukan dengan gunting ini?”

Ucapan Sehun yang terlalu dingin itu seketika membuat gadis yang bernama Watanabe Mayu itu ketakutan. Sehun yang Mayu kenal adalah seseorang yang ramah, baik, dan sopan. Tetapi sekarang, ini seperti bukan Oh Sehun yang dikenalnya. Lelaki yang berasal dari Korea Selatan itu menatap Mayu dengan tatapan tajam dan aura seperti seorang psikopat. Serta dengan sebuah gunting merah yang berada di genggaman lelaki itu.

Mayu bingung. Sangat bingung. Selama di sekolah tadi, Mayu merasa ia tidak melakukan apa-apa. Ia belajar pada saat waktu pelajaran, makan siang saat waktu istirahat, serta membaca buku secara rutin di perpustakaan. Oh ya! Mayu juga mengobrol dengan teman-temannya, baik yang perempuan maupun dengan laki-laki.

“Sehun-ie? A-ada apa denganmu?”

Mayu bertanya kepada lelaki itu dengan terbata-bata gugup. Kini mereka berdua berada di halaman belakang sekolah. Dengan keadaan matahari yang sudah hampir terbenam. Posisi mereka adalah Mayu bersender di dinding kayu yang sudah lapuk. Sementara, Sehun berdiri dengan posisi lumayan jauh dari Mayu. Lelaki itu menatap Mayu dengan tatapan tajam dan mengintimidasi.

 Sehun terkekeh kecil. Tetapi kekehannya terdengar tidak normal.

“Kamu masih berani memanggilku dengan panggilan seperti itu?”

Mayu mengangguk ketakutan, “Tentu saja! Kita ini teman, kan? Apakah salah?”

“Jelas salah!”

Brak!

Sehun tiba-tiba melemparkan gunting di genggamannya ke arah Mayu. Gadis itu terkejut dan refleks segera menundukkan kepalanya. Mayu sedikit menoleh ke belakang dan melihat sebuah gunting yang dilempar Sehun itu menancap ke dinding kayu di belakangnya. Gadis itu sedikit bergeser dari posisi berdirinya untuk menjauhi gunting itu.

“S-Sehun…”

Rasa takut kini mulai menyelimuti tubuh Mayu. Sehun yang semula berdiri dengan jarak yang jauh darinya kini mulai berjalan mendekati Mayu. Tentu saja Mayu tidak bisa menghindar kembali. Karena posisinya yang sudah menabrak dinding di belakangnya.

Kini posisi Sehun sudah tepat berada di depan gadis itu. Mayu terdiam dan memutuskan untuk tidak melihat ke arah Sehun karena gadis itu takut. Sangat takut.

“Lihat aku.”

Mayu terdiam. Menghiraukan ucapan lelaki itu. Sehun berdecak kesal dan semakin menatap Mayu tajam.

“Lihat aku Mayu…”

Gadis itu menggeleng kuat.

“LIHAT AKU!”

Refleks setelah Sehun berteriak seperti itu, Mayu segera menatap wajah Sehun. Tubuh Sehun yang terlalu tinggi (atau gadis itu yang terlalu pendek?) membuat kepala Mayu mendongak menatap lelaki itu.

“A-apa?”

Sehun mendekatkan kepalanya ke arah Mayu. Menghembuskan napas beratnya di telinga gadis itu yang membuat Mayu merinding. Sehun  berbisik kecil.

“Aku memberimu dua pilihan…”

“Pertama, kamu akan mati ditanganku dengan gunting itu.”

“Atau… Kedua, kamu tidak akan mati. Tetapi, kamu harus menjadi milikku selamanya. Kamu akan berada dibawah kontrolku. Pilih yang mana, hmm?”

Mayu menelan ludahnya gugup. Bisikan-bisikan kecil dan hangat dari Sehun membuat gadis itu mati rasa. Gadis itu terdiam merasa bingung. Pertama, Mayu tidak ingin mati sekarang. Masih banyak hal-hal yang harus Mayu capai di dunia ini. Kedua, gadis itu tidak menyimpan perasaan pada Sehun. Ia tidak ingin menjadi milik Mayu. Tetapi, ketika dalam keadaan terhimpit seperti ini pasti kalian akan memilih opsi yang sama seperti Mayu, kan?

“Satu… Dua… Ti-“

“Aku-pilih-pilihan-yang-kedua.”

Mayu memotong perkataan Sehun dan berkata dengan cepat. Gadis itu berharap semoga pilihannya kali ini tidak akan membawa dampak buruk pada kehidupannya.

Sehun tersenyum menyeringai.

“Pilihan yang sangat tepat. Mulai detik ini kamu menjadi milikku. Kita berpacaran sekarang. Jangan pernah melirik lelaki yang lain. Atau…”

Sehun menggantungkan ucapannya. Lalu tangan lelaki itu mengambil sebuah gunting yang masih menancap di dinding samping posisi Mayu berdiri.

“Atau gunting ini akan menancap di tubuhmu.”

.

.

-end-

Maaf kalau ceritanya aneh dan bingung. Mungkin habis ini aku akan buat sequel, untuk memperjelas kenapa Sehun bisa bertingkah seperti itu pada Mayuyu.

Btw, kenapa judulnya gunting? Karena saya terinspirasi sama guntingnya Akashi XD XD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s