[Ficlet] Not An Angel

|| NOT AN ANGEL ||

Written by Ayumu-Chaan

[PENTAGON] Yan An

AU, School-Life, Slice of Life, little bit Dark || Ficlet || PG-13

I just own plot and story.

Don’t forget to vote & comment. Be a good readers guys^^

-ooo-

“Yanan.. Bisa tolong gantikan aku di perlombaan catur nanti?”

“Memangnya kenapa?”

“Malas ah. Hehe.. Kamu kan pandai di bidang apapun. Jadi gantikan aku, oke?”

“Iya..”

Yanan mengangguk ketika mendengar permintaan tolong dari Hoshi. Ya, awalnya lelaki bermata sipit itu akan mengikuti perlombaan catur untuk class meeting. Tetapi Hoshi malas dan tidak suka jadi dia meminta Yanan untuk menggantikannya. Lagipula Yanan juga merasa tidak masalah dengan hal itu.

“Terimakasih! Kau adalah malaikat penolongku. Haha.”

-ooo-

“Yanan, tolong buatkan makalah tentang perkecambahan biologi untuk kelompokku dong!”

Seseorang tiba-tiba mendatangi Yanan yang sedang menutup loker itu. Yanan menoleh dan ternyata teman sekelasnya, Junhui.

Yanan mengangguk. Sepertinya tidak masalah juga membantu temannya yang sedang kesulitan itu. Akhirnya Yanan menyanggupinya.

“Yey, xie xie YanAngel!”

-ooo-

“Yanan, tolong buatkan aku ini…”

“Yanan, tolong bantu aku…”

“Yanan, kerjain PR punyaku dong!”

“Yanan, gantikan aku di perlombaan…”

ARGH. CUKUP!

Yanan semakin lama menjadi pusing.

Permintaan tolong dari teman-temannya itu tidak bisa ditoleransi lagi untuk Yanan. Lelaki asal Shanghai itu entah kenapa menjadi sangat kesal. Kenapa teman-temannya menjadi bergantung padanya? Apakah mereka pemalas sedangkan Yanan rajin? Sehingga karena kemalasan itu mereka malah memanfaatkan Yanan?!

Awalnya Yanan mengiyakan saja permintaan tolong dari teman-temannya. Yanan pikir itu merupakan hal yang baik menolong temannya yang membutuhkan bantuan. Tapi kenapa semakin lama mereka jadi semakin tidak tahu diri?!

Sepertinya sebutan angel  yang teman-temannya panggil untuknya, tidak akan berlaku lagi mulai saat ini.

Yanan sudah muak.

-ooo-

“Yanan.. Bisa tolong lihat PR Matematika punyamu tidak? Aku belum ngerjain nih..”

Tiba-tiba dua orang gadis datang menghampiri meja Yanan yang sedang santai dengan handphonenya. Sekarang bila mendengar kata ‘tolong’ saja, telinga Yanan merasa sensitif dan panas.

Yanan mengangkat sebelah alisnya, “Memangnya kalian tidak mengerti pertanyaannya?”

“Nggak.” Kedua gadis itu menggeleng. Yanan menghela napas sebentar.

“Aku tidak mau. Kalau kalian tidak mengerti, kalian harus mempelajarinya dengan sungguh-sungguh.”

Daerim dan Pureum mendesis.

“Nggak usah sok ceramah deh. Apa susahnya sih tinggal memperlihatkan PR-mu pada kami?”

“Kalau kalian hanya menyalin milik orang lain, kalian tidak akan pernah mengerti.” balas Yanan santai.

“Cih, sombong sekali. Mentang-mentang peringkat satu!”

Yanan terkekeh, “Aku tidak bermaksud sombong. Tapi apa yang aku ucapkan itu memang benar. Kalian tidak akan pernah mengerti bila kerjaan kalian hanya menyalin saja.”

Yanan berkata seperti itu dengan nada enteng. Lagipula apa yang Yanan ucapkan itu sesuai dengan fakta kan? Akhirnya Dareum dan Pureum pergi meninggalkan meja Yanan yang kini sedang tersenyum kemenangan.

-ooo-

“Yanan.. Aku mau titip absen dong. Besok aku nggak masuk.” Gadis bernama Renren tiba-tiba mendatangi Yanan.

“Kenapa nggak masuk?”

“Bilang saja aku sakit. Sebenarnya sih aku pengen main ke disneyland sama pacarku. Haha..”

Yanan mendelik, “Itu pembohongan!”

Suara Yanan yang sedikit keras itu membuat gadis itu malah menatapnya tajam.

“Izinkan aku atau tidak?! Kalau tidak, aku akan biarkan pacarku menghabisimu.”

Yanan acuh dan tidak peduli dengan perkataan gadis itu. Esoknya Yanan berkata kepada guru yang sejujurnya tentang absen Renren. Dan saat pulang sekolah, tiba-tiba saja sekelompok preman datang menghajar Yanan. Yanan babak belur saat itu juga.

Dan kalian tahu apa yang Yanan dapatkan setelah itu?

Teman-temannya menjauhi Yanan. Bahkan menghinanya dengan kata-kata sampah. Yanan tidak peduli walaupun harga dirinya terinjak-injak. Kini dengan itu Yanan bisa tahu mana teman yang tulus dan mana teman yang datang karena ada maunya. Terima kasih atas muka duamu, Kawan~

-ooo-

“Yanaaannn..”

Hari ini sama seperti biasanya. Bedanya hari ini adalah hari dimana salju pertama yang turun di bulan November. Terlihat seorang gadis berjalan mendekati Yanan yang kini sedang tiduran di atas pohon. Sontak saja Yanan terbangun begitu mendengar suara lembut yang memasuki indra pendengarannya.

Lelaki itu menoleh ke bawah. Terlihat gadis yang bernama Meiqi sedang tersenyum menatapnya.

“Iyaa. Ada apa?”

Yanan melompat ke bawah dan bertanya pada gadisnya itu. Mereka berdua memang akhir-akhir ini sangat dekat. Biasanya Yanan merasa terganggu dengan kehadiran orang lain, tapi pengecualian untuk Meiqi. Gadis ini sangat baik kepadanya. Yanan juga senang dengan kehadiran gadis itu, karena Yanan sebenarnya sudah memendam perasaan pada Meiqi sejak lama.

“Hm.. menurutmu apa yang akan disukai oleh seorang lelaki saat sedang ulang tahun?”

“Hm.. Tergantung apa yang dia inginkan. Kalau aku yang ulang tahun sih aku suka sekali dengan jam tangan. Haha..”

“Lalu, bagaimana cara memberikannya hadiah itu padanya? Aku juga ingin sekalian mengungkapkan perasaanku padanya.”

Meiqi kembali bertanya. Entah kenapa, Yanan yang terlalu kegeeran tapi lelaki itu merasa bahwa pertanyaan Meiqi seperti merujuk padanya. Tapi hey! Ulang tahun Yanan sudah lewat sejak bulan kemarin! Apakah yang Meiqi maksud itu adalah orang lain?

Yanan menyipitkan matanya.

“Siapa orang yang kamu suka?”

Yanan bertanya dengan nada suaranya yang sedikit dingin dan tajam.

Meiqi tersenyum.

“Untuk Xu Minghao! Aku suka padanya!”

Entah kenapa setelah Meiqi berkata seperti itu, Yanan merasa seperti ada suara petir yang menyambar. Jadi, Meiqi suka pada orang lain? Bukan dirinya? Lalu, kenapa gadis itu tiba-tiba mendekatinya? Apa karena Meiqi membutuhkan bantuannya?

Jahat.

Kenapa setiap orang yang Yanan percayai harus menghancurkan perasaannya sampai berkeping-keping. Kenapa banyak orang yang mendekati Yanan tapi juga akhirnya meninggalkan Yanan?

“Yanan.. Kamu kenapa?”

Meiqi bertanya bingung ketika melihat Yanan yang tiba-tiba terdiam. Rahangnya kaku. Bahkan tatapan matanya tiba-tiba menjadi sayu.

“Tidak apa-apa.”

Yanan tersenyum sakit. Sementara pikirannya meracau kesana kemari. Yanan hanya ingin jiwa dan raga Meiqi hanya untuknya seorang. Tapi.. kenapa?!

Tiba-tiba saja ada suatu rencana yang tersusun di otak Yanan. Lelaki itu tersenyum menyeringai.

“Aku tahu caranya.”

Meiqi tersenyum gembira, “Wah, benarkah?”

Yanan mengangguk. Ah, sial. Yanan selalu suka suara lembutnya, senyuman manisnya, wajah damainya, badannya yang mungil, rambut panjangnya, hal-hal yang menyangkut tentang Meiqi selalu disukai olehnya.

Tapi kenyataannya. Senyuman Meiqi yang terlihat bersinar itu bukan diberikan untuknya.

“Coba kamu datang ke apartemen Minghao pukul 07.00 PM. Kamu tahu kan letaknya dimana? Coba saja mendatanginya. Minghao suka ‘kejutan’.”

-ooo-

SHANGHAI NEWSPAPER

Breaking News

Monday, 28 November 2016

Seorang lelaki yang masih duduk di bangku SMA bernama Xu Minghao (19) ditemukan bunuh diri di apartemennya pada tanggal Minggu, 27 November 2016 pukul 07.00 malam. Lelaki ini bunuh diri tepat saat di hari ulang tahunnya yang ke-19. Lelaki ini ditemukan oleh seorang gadis bernama Meng Meiqi (18) yang awalnya hendak untuk bertemu dan merayakan ulang tahun dengan korban. Belum tahu apa yang menyebabkan dia bunuh diri. Hal ini masih diselidiki oleh polisi. Rencananya polisi akan menyelidiki pihak-pihak terkait yang dekat dengan korban.

.

.

.

-end-

pojok bacotan author😚:

ADA YANG KAGET LIAT TEASER YANAN NGGAK???

ALLAHU AKBAR. AKU JEJERITAN BANGET NGELIAT DIA. BENER-BENER BIAS WRECKER BANGET DAH.

Teasernya bener-bener memberikan ilham buatku:))) Dia bukan YanAngel lagi. Tapi demon. Wkwkwkk

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] Not An Angel

  1. YanAn sekan memanggilku utk membaca fic ini hahahaha…
    INI KENAPA YAN AN YANG POLOS YANG UNYU YANG KIYUT YG KERJANYA NYAPA “Annyeong chingudeul…” JADI JAHAT GINI YAWLAAAHHH…
    Sequel dong… Penasaran what did Yenani do to Minghao hahahaha 😂😂

    Dan yash piku teaser YanAn memang sesuatu sekalii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s